KNPI Torut Gaungkan Gerakan To’ Padatindo Kasus Sengketa Lapangan Gembira

0
794

kabarpemuda-id.com, RANTEPAO – Kasus sengketa lapangan pacuan kuda atau disebut lapangan Gembira Rantepao di Kabupaten Toraja Utara mendapat perhatian khusus dari pengurus DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara.

Anto Palimbong selaku Ketua Bidang Ekonomi, Seni, Pariwisata dan Budaya menuturkan, KNPI akan menggelar aksi To’ Padatindo untuk mempertahankan lahan lapangan Gembira.

“Mengenai kasus sengketa lahan lapangan Gembira sesuai rapat intern dalam mempertahankannya KNPI akan menggelar aksi To’ Padatindo, dimana aksi ini merupakan aksi pergerakan masyarakat adat,” ujar Anto, Selasa (25/2/2020)

Selain rapat intern KNPI Toraja Utara, pengurus akan melakukan pertemuan dengan beberapa Tokoh Adat, dalam hal ini masyarakat adat Balele karena sebelumnya sudah dilaksanakan secara terbatas.

“Kami pengurus KNPI akan melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh adat Balele, dimana seperti yang kita ketahui bahwa lahan lapangan Gembira merupakan lahan hibah dari masyarakat adat untuk pemerintah daerah digunakan sebagai fasilitas umum, sehingga dalam upaya mempertahankan kembali, gerakan To’ Padatindo merupakan solusi yang tepat”, tambahnya.

Sebelumnya, Pemkab Toraja Utara telah dikalahkan penggugat di Pengadilan Negeri Makale, Pengadilan Tinggi Makassar dan Mahkamah Agung dengan surat bukti penjualan berupa fotocopy tanpa asli dan kesaksian saksi yang hanya di dengar dari orang lain.

Nama penggugat masing-masing Mohammad Irfan, Hj Fauziah, Hj Tjeke Ali dan Hj Heriyah Ali, yang merupakan ahli waris dari H. Ali.

KNPI Toraja Utara menegaskan bilamana Pemda kalah dalam PK, maka langkah yang akan diambil KNPI adalah atas masyarakat akan menggugat kembali penggugat.

“Karena jelas lahan lapangan gembira adalah tanah masyarakat adat yang telah di serahkan kepada pemerintah daerah Tana Toraja kala itu sebelum pemekaran,” tegas Anto. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here