Launching Gerakan Pemuda Cinta Budaya Resmi di Buka

0
325
Tari Ma'papangngang Saat Launching Gerakan Pemuda Cinta Budaya, sabtu, 27/6/2020

KABARPEMUDA-ID, RANTEPAO – Gerakan Pemuda Cinta Budaya (Garda Cinta Budaya) yang merupakan inovasi dalam pengembangan potensi, kreativitas dan karakter pemuda, dengan penanaman nilai luhur kearifan local melalui promosi dan internalisasi nilai budaya Toraja, yang bertujuan untuk melakukan pembinaan pemuda melalui seni dan budaya Toraja yang melibatkan seluruh stakeholder secara resmi hadir di Toraja Utara saat Lounching Sabtu, 27/06/2020 di Art Center.

Dalam Lounching tersebut yang ditampilkan adalah Tari Pa’gellu Tua, Tari Manganda’, Tari Manimbong, Tari Pa’pangngan dan Tari Dao Bulan. Kelima jenis tarian ini merupakan tarian asli Toraja yang sudah mulai ditinggalkan terutama oleh generasi muda akibat berkembangnya zaman dan pengaruh budaya dari luar.

‘’Mencintai budaya itu sebuah keharusan yang harus dilakukan. Garda Cinta Budaya ini perlu kita apresiasi dan kita dukung bersama, budaya Toraja itu setara dengan budaya yang ada di dunia ini, tidak kalah hebatnya dengan budaya-budaya yang ada di Jepang, Amerika Latin dan ditempat lainnya.” Kata Rede Roni Bare Sekda Toraja Utara.

Lanjut, melalui persaingan tersebut pemuda dapat membawa keunggulan bagi Toraja Utara yang berprestasi melalui pengembangan potensi dan kreativitas pemuda dalam rangka menciptakan masyarakat Kabupaten Toraja Utara yang terampil dan berdaya saing tinggi kesenian Toraja.

“Pemuda merupakan generasi penerus, penanggung jawab dan pelaku pembangunan masa depan bangsa, yang menjadi Kekuatan bangsa di masa mendatang tercermin dari kualitas sumber daya pemuda saat ini yang berakar pada budayanya, untuk itu pemuda harus disiapkan dan diberdayakan agar mampu memiliki kualitas dan keunggulan daya saing guna menghadapi tuntutan, kebutuhan, serta tantangan dan persaingan di era global.” Tutup Rede Roni Bare saat memberikan sambutan.

Gerakan pemuda cinta budaya adalah ide dari Harli Patriatno yang merupakan rangkaian dari Latihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (LATPIM II).

“Ide ini sebenarnya sudah ada sejak saya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toraja Utara, ada sedikit keprihatinan terhadap seni-seni tertentu yang sudah mulai dilupakan oleh generasi muda. Berharap dengan adanya Garda Cinta Budaya ini peserta memahami makna filosofi dari tari-tarian tersebut dan tidak asal dilakukan dan ditampilkan sebagai contoh penempatan assesoris, warna, gerak tari dll. Berharap semua sanggar tari terlebih dahulu memberikan pengetahuan dasar kepada peserta sebelum masuk dalam tahap latihan gerak. Dan lewat Garda Cinta Budaya ini, seni-seni tertentu tetap lestasi dan dicintai generasi muda.” Kata Harli Patriatno Kepada Dinas Pemuda Olahraga saat Lounching Gerakan Pemuda Cinta Budaya.

Menurut data yang diperoleh dari Pusat Statistik Tahun 2019 menunjukan bahwa jumlah pemuda di Kabupaten Toraja Utara sebanyak 67.345 jiwa atau 29,48 % dari penduduk Toraja Utara. Setengah dari jumlah pemuda saja mencintai budayanya maka Garda Cinta Budaya ini dapat dikatakan berhasil.

Penulis : Efraim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here