Aktivis Pemekaran Toraja Utara Silaturahmi Untuk  Mengenang Perjuangan Pemekaran

0
363

KABARPEMUDA.ID, TALLUNGLIPU – Sejumlah Aktivis pemekaran Kabupaten Toraja Utara silaturahmi untuk mengenang perjuangan di rumah kediaman Anthonius Sampetoding, Minggu 30 Agustutus 2020.

Dalam pertemuan ini dihadiri beberapa aktivis pemekaran yakni Dan Pongtasik, Anthonius Sampetoding, Habel Pongsibidang, Suli Matius, Hendrik Kalatimang, Gaga’ Sumule, Pdt. Hans, Kristian Lambe, Agustinus, Julexi Mangimba dan Matias Tanan, turut hadir Mantan Ketua KNPI Kabupaten Toraja Utara, Brikken Linde Bonting.

Pertemuan aktivis pemekaran Kabupaten Toraja Utara ini  untuk membangun ikatan kekerabatan agar misi pemekaran yaitu membangun kesejahteraan masyarakat, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan taraf hidup ekonomi, percepatan pembangunan dan kepentingan politik orang Toraja dapat diimplementasikan pada seluruh aspek kehidupan.

Dalam silaturahmi ini,  Habel  Pongsibidang mengatakan  “buku sejarah pemekaran Toraja Utara  dapat diterbitkan kembali setelah diseminarkan lagi,  serta ringkasan sejarah dapat dibacakan pada setiap peringatan ulang tahun Kabupaten Toraja Utara. Perlu ada sebuah monument atau prasasti sebagai symbol perjuangan bersama atas terwujudnya pemekaran.

Habel menambakan “ada masukan untuk mengkaji hari ulang tahun kabupaten  yaitu, apakah pada saat disetujui dan diundangkan atau pada saat peresmian dan pelantikan Cartaker Bupati. Hal ini akan disampaikan ke Pemda. Juga jika memungkinkan naskah sejarah diusulkan untuk diperdakan agar jangan menjadi polemik dikemudian hari”, kata Habel dalam diskusi tersebut.

Hal senada yang disampaikan Kristian Lambe, bahwa tokoh-tokoh pemekaran dalam rangka menegakkan semangat nilai-nilai perjuangan perlu diapresiasi.

“Salah satu cara untuk mengapresiasi adalah memberikan kepastian hukum terhadap sejarah yang selalu dikenang oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Toraja Utara. Saya berharap Pemda dan masyarakat senantiasa bersinergi membangun paradigma sosial politik dalam konteks Misa’ Kada Dipotuo Pantan Kada Dipomate”, Ucap Kristian. (*)

Redaksi Kabarpemuda.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here