Meriahkan Sumpah Pemuda, KNPI Toraja Utara Gelar Lomba Seni Pekan Pemuda di Art Center Rantepao

0
320

KABARPEMUDA.ID, RANTEPAO – Pekan Pemuda dalam rangka merayakan sumpah pemuda digelar pengurus DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Toraja Utara.

Berlangsung dan dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Toraja Utara, Rede Roni Bare di gedung Art Center Rantepao Kecamatan Rantepao, Sabtu 24 Oktober 2020.

Dilaksanakan mulai tanggal 24 sampai 28 Oktober 2020 dengan berbagai lomba seperti lomba solo, pidato bahasa Toraja, Tari Pagellu Tua dan Video Potensi Wisata Baru serta disiapkan hadiah hingga Rp 50 Juta.

Ketua DPD II KNPI Toraja Utara, Belo Tarran menjelaskan, kegiatan Pekan Pemuda dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda.

“Bangsa ini merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dan itu tidak terlepas dari cikal bakal yang dimotori pemuda saat itu, itu tidak bisa terlupakan dan perlu dirayakan bagi pemuda,” ucap Belo.

Belo katakan jika banyak event yang tidak dilaksanakan karena pandemi wabah Covid-19 sehingga dilaksanakan Pekan Pemuda untuk tidak mengurangi eksistensi pemuda di Toraja Utara.

Diadakan Pekan Pemuda yang sederhana sebagai awal cikal bakal pekan pemuda agar tetap dilaksanakan.

“Siapapun ketua KNPI kedepan, agar pekan pemuda tetap dilaksanakan, saya ucapkan selamat bertanding dan saya harap dapat berpartisipasi bukan karena nominal hadiahnya tapi esensi perjuangan sumpah pemuda,” ungkapnya.

Belo sekaligus menyampaikan rencana launching buku Banne Toraya yaitu 50 tokoh inspirasi di Toraja yang disusun oleh DPD II KNPI Toraja Utara.

“KNPI mencoba hidupkan kembali akan launching dan diharapkan dapat menginspirasi bagi pemuda Toraja sehingga tidak diisi informasi negatif,” tutup Belo.


Sekda Toraja Utara, Rede Roni Bare membuka acara mengatakan jika Pekan Pemuda didalamnya ada lomba seni sebagai dukungan terhadap pariwisata Toraja.

“Pekan pemuda ini seiring perkembangan pariwisata, apalagi sudah ada bandara udara Toraja dan dukungan empat ruas jalan provinsi,” ucap Rede Roni.

Dikatakan pula Rede Roni bahwa potensi alam keindahan alam dan adat budaya Toraja yang dicari orang sehingga Toraja akan lebih berkembang dengan kegiatan-kegiatan pemuda seperti Pekan Pemuda.

Panitia menghadirkan tiga juri dari Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nasional (AMAN) Romba Sombolinggi, Ketua Sanggar Tari Duo Bulan Natalia Bendon dan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Naftali Bidangan.

Turut dihadiri Staf Khusus Bupati Aloysius Lande, Kadis Pemuda dan Olahraga Harli Patriatno, Korwil Toraja Utara DPD KNPI Sulsel Damin Sampesuso dan tamu undangan lainnya.

Adapun lomba solo diperuntukkan untuk OKP dan Kecamatan, syarat umur 17-40 tahun, lagu wajib nasional dan pilihan daerah.

Lomba Pidato Bahasa Toraja dari OKP dan Kecamatan, syarat umur 17-40 tahun dengan tema ‘Pemuda Cinta Budaya’.

Lomba Tari Pagellu Tua terbuka untuk umum, syarat umur 17-40 tahun dan batas penari 3-7 orang di luar pemain gendang.

Lomba Video Potensi Wisata Baru dari OKP dan Kecamatan, syarat durasi video maximal 5 menit dan video di upload di akun facebook DPK atau OKP dengan hastag dan tag facebook Komite Torut.

Penulis: Redaksi KabarPemuda.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here